Hinet Internet Cepat 4G LTE

5 Media Cetak Yang Sempat Berjaya

5 Media cetak yang sempat berjaya – Hinet lovers sadar gak kalau banyak media cetak yang akhirnya tutup karena tidak kuat bersaing dengan media online. Ternyata kemudahan yang diberikan internet bisa mengalah media yang sudah lama terbit ya. Bahkan yang tutup bukan media-media kecil lho, melainkan media yang cukup berjaya. Berikut ini 5 media cetak yang sempat berjaya namun telah tutup.

1. Majalah Rolling Stone Indonesia

Menutup tahun 2017 begitu pula menutup percetakan majalah RSI. Sejak 1 Januari 2018 secara resmi RSI mengembalikan lisensi kepada Amerika. Majalah musik yang sudah 12 tahun berkarya di Indonesia akhirnya menutup peredarannya.

2. HAI Magazine

Sebuah majalah keluaran dari perusahaan media besar Indonesia, Kompas Gramedia Group, berhenti cetak. Hal tersebut disebakan perlunya perubahan yang mengikuti zaman serta teknologi. Majalah untuk kaum milenial ini sudah berubah menjadi media online sejak Juni 2017. Walaupun berhenti beredar secara cetak, Hai Magazine masih tetap menemanimu kok.

3. Majalah Horison

Majalah sastra bulanan Horison pun juga harus berhenti cetak. Setelah 50 tahun berkarya di media cetak Indonesia, majalah ini resmi memberhentikan cetaknya pada 2016. Tepat pada peringatan 50 tahun majalah ini, pemimpinnya menyebutkan bahwa biaya percetakan semakin mahal. Namun majalah ini tidak sepernuhnya hilang karena terdapat dalam bentuk online. Perubahan platform ini membantu biaya produksi Horison.

4. Tabloid Soccer

Siapa yang menyukai berita sepakbola? Taboid yang berisikan informasi seputar sepakbola ini juga harus berhenti cetak setelah 14 tahun menemani masyarakat. Perubahan masyarakat terdahap penggunaan digital ternyata juga harus membuat media ini banting stir. Tabloid Soccer harus mampu mengikuti perubahan minat masyarakat untuk bertahan.

5. Tabloid Gaul

Sebuah selogan ‘Belum gaul kalau tidak membaca tabloid Gaul’ rasanya menjadi kesenangan remaja pada masanya. Sebuah tabloid yang menghadirkan informasi artis Korea ternyata memiliki banyak penggemar. Belum lagi tabloid ini suka memberikan poster besar artis Korea. Setelah 12 tahun berkarya untuk remaja Indonesia, tabloid ini harus berhenti produksi karena kebiasaan digital sudah melekat pada remaja. Sedih ya.

Itu dia lima media cetak yang sudah tidak beredar lagi di Indonesia. walaupun tidak beredar lagi, beberapa dari media tersebut beralih platform yang sesuai dengan perkembangan zaman. Kalau Hinet lovers salah satu penggemar dari media tersebut, kamu tidak perlu sedih. Kamu masih bisa akses melalui internet kok. Coba ceritakan pengalamanmu dengan media-media tersebut saat masih cetak.

Media-media tersebut aja sudah ikut dengan perkembangan zaman, Hinet lovers juga jangan sampai ketinggalan zaman ya. Hinet lover bisa coba menggukan internet cepat Hinet karena akan membantumu dalam memperoleh informasi. Kalau Hinet lovers menggunakan internet cepat, dijamin tidak akan ketinggalan informasi. Jadi tunggu apalagi? Yuk segera akses majalah favoritmu dengan internet cepat Hinet.

 

Leave a Reply

* Your email address will not be published.