Hinet Internet Cepat 4G LTE

Akibat Pandemi Covid-19, 5 Aplikasi di Indonesia Ini Harus Tutup

Akibat Pandemi Covid-19, 5 Aplikasi di Indonesia Ini Harus Tutup – Tahun 2020 ini memiliki kisah tersendiri bagi kehidupan seluruh manusia. Bagaimana tidak, datangnya pandemi yang tak pernah disangka-sangka mengubah seluruh ritme pergerakan aktivitas setiap orang bahkan instansi dan perusahaan. Kondisi yang tak menentu seperti saat ini membawa dampak yang kurang baik juga pada bidang perekonomian.

Tersendatnya perekonomian membuat perusahaan harus mengeksekusi berbagai strategi agar bertahan di tengah persaingan ini. Ada beberapa bisnis yang semakin diuntungkan dengan pandemi ini, seperti layanan streaming film, video conference, games, media sosial, dan lainnya. Namun tidak menutup kemungkinan adanya bisnis yang semakin sulit untuk beroperasi ditengah wabah yang melanda ini, seperti penerbangan, hotel, tempat hiburan, dan berbagai macam lainnya.

Sayangnya, beberapa perusahaan yang menjadi developer sebuah aplikasi pun turut terkena imbasnya. Beberapa aplikasi tak sanggup untuk meneruskan kegiatan operasionalnya sehingga harus dengan rela hati menutup perjalanannya di Indonesia. Padahal aplikasi-aplikasi tersebut cukup populer di kalangan masyarakat juga.

Berikut ini adalah 5 bisnis dan aplikasi yang harus ditutup akibat pandemi tahun ini.

1. Airy

Di bulan Mei lalu, aplikasi pemesanan hotel budget dan tiket pesawat online mengejutkan masyarakat dengan keputusannya untuk menutup bisnis mereka secara permanen akibat Covid-19. Adanya karantina mandiri dan pemberhentian sementara pada bidang pariwisata membuat penurunan bisnis menjadi sangat signifikan. Setelah 5 tahun beroperasi akhirnya bisnis maupun aplikasi Airy harus ditutup. Selama ini, Airy telah berhasil bekerja sama dengan 1.000 mitra akomodasi yang tersebar di 72 kota.

Selain Airy, kamu masih bisa untuk memesan hotel budget dan tiket pesawat online melalui aplikasi Tiket.com dan Traveloka.

2. Hooq

Aplikasi nonton streaming menjadi media hiburan yang sedang digemari oleh masyarakat akibat pandemi yang mengharuskan bioskop untuk tutup sementara waktu. Ironisnya, Hooq justru menutup bisnis dan aplikasi layanan streaming filmnya yang telah berdiri sejak tahun 2015. Diberitakan jika Hooq mengalami kesulitan pendanaan dan gagal untuk menutupi biaya operasionalnya sehingga dengan terpaksa Hooq menutup bisnisnya yang tak hanya berada di Indonesia namun juga di beberapa negara Asia lainnya.

Alternatif layanan streaming film lainnya yang kamu bisa gunakan adalah Netflix, Viu, Hulu, Iflix, dan Viu.

3. Sorabel

Menjadi pelopor ‘Coba Dulu Baru Bayar’ pada dunia e-commerce fashion di Indonesia, Sorabel dengan berat hati harus menutup bisnis dan aplikasinya akibat Covid-19 yang belum kunjung mereda. Berdiri sejak tahun 2014 dengan nama Sale Stock, Sorabel akhirnya mengajukan likuidasi untuk resmi menutup bisnisnya. Hingga September ini, aplikasi Sorabel masih dapat digunakan oleh para pengguna yang hendak membeli produk fashion mereka untuk terakhir kalinya.

Aplikasi e-commerce fashion di Indonesia selain Sorabel yang dapat kamu unduh dan gunakan adalah Berrybenka, Zilingo, dan juga Zalora.

4. Eatsy

Layanan aplikasi Eatsy di Tanah Air resmi diberhentikan sejak April lalu. Efek corona membuat start up asal Singapura ini memutuskan untuk tidak melanjutkan kegiatan operasionalnya. Padahal, Eatsy baru hadir di Indonesia pada November 2019 lalu dan dikatakan akan menjadi pesaing berat untuk GoFood, GrabFood, dan aplikasi sejenis lainnya. Eatsy adalah aplikasi yang mempermudah pemesanan kuliner di Indonesia atau kerap kali disebut sebagai dine-in mobile.

Setelah penutupan Eatsy ini, Hinet Lovers bisa menggunakan aplikasi pesan antar makanan lainnya, seperti GoFood, GrabFood, Klik-Eat, dan Kulina.

5. Blanja.com

Penutupan Blanja.com di tengah pandemi ini disebut tak disangka.Walaupun alasan penutupan bisnis dan aplikasi Blanja.com ini karena kalah bersaing dengan e-commerce lainnya di Indonesia sehingga harus merubah strategi bisnisnya, tetap saja mengejutkan banyak pihak. Sebelum dikenal dengan nama Blanja.com, situs jual beli online ini berdiri dengan nama Plasa.com.

Jangan khawatir karena masih banyak e-commerce lainnya yang tetap beroperasional di Indonesia, yaitu Shopee, Tokopedia, serta Lazada.

Inilah 5 aplikasi yang harus menutup kegiatan operasional mereka akibat adanya pandemi corona di tahun 2020. Semoga keadaan dunia semakin membaik, ya Hinet Lovers agar aktivitas di segala bidang dapat berjalan lancar seperti sedia kala.

Sebagai penutup informasi ini, Hinet juga ingin membagikan informasi seputar paket kuota internet bulanan yang murah untukmu. Yup! Paket kuota yang murah dari Hinet yaitu Paket Isi Ulang REGULER!

Kenapa paket REGULER Hinet dicap sebagai paket kuota paling murah? Karena dengan harga mulai dari 100K saja, kamu sudah bisa mendapatkan kuota sebanyak 43GB! WOW banget kan!?

Ayo buruan top up paket kuota internet murah 4G LTE dari Hinet sekarang juga! Buat yang belum tahu caranya isi ulang paket REGULER Hinet, yuk baca panduannya di bawah sini:

  • Cara isi ulang paket internet melalui aplikasi Hinetku CEK DISINI
  • Cara Isi ulang paket internet melalui Tokopedia CEK DISINI
  • Cara Isi ulang paket internet melalui Hinet Center CEK DISINI
  • Cara isi ulang paket internet melalui BukaLapak CEK DISINI

Leave a Reply

* Your email address will not be published.