Hinet Internet Cepat 4G LTE
Banting Harga 40%, Benarkah Apple Bangkrut?

Banting Harga 40%, Benarkah Apple Bangkrut?

Banting Harga 40%, Benarkah Apple Bangkrut? – Dikala maraknya persaingan antar Smartphone murah, ada salah satu brand ternama yang digadang-gadang juga ikut menurunkan harganya di pasaran, yaitu Apple. Kini, iPhone yang merupakan produk andalan Apple pun turut banting harga, bahkan hingga mencapai 40%. Seperti yang Hinet Lovers ketahui, harga iPhone memanglah kurang bersahabat bagi masyarakat dengan ekonomi tingkat menengah. Ada beberapa faktor yang menyebabkan melemahnya penjualan Apple di pasaran, sehingga membuat harga iPhone turun. Faktanya, faktor-faktor ini juga sangat berpengaruh bagi Apple untuk menurunkan harga iPhone terbarunya yang akan dirilis di kemudian hari. Untuk lebih detilnya lagi, Hinet sudah merangkum alasan harga iPhone turun. Berikut beberapa alasan mengapa harga iPhone akan diturunkan:

1. Pengaruh Nilai Tukar Dolar

Banting Harga 40%, Benarkah Apple Bangkrut? - Pengaruh Nilai Tukar Dolar

Alasan harga iPhone turun dipengaruhi dengan adanya penguatan nilai tukar Dolar di berbagai negara berkembang lainnya. Sehingga Apple merasa kesulitan untuk menyesuaikan harga iPhone di pasarannya. Misalnya, iPhone Xs Max yang diluncurkan di Indonesia melalui garansi distributor resmi dan dibanderol dengan harga Rp 22,5 juta untuk yang versi 64GB. Angka yang lumayan besar bagi sebagian masyarakat di negara tersebut dan dirasa sangat mahal untuk dibeli.

Baca Juga: Iphone XI Hadir Di Tahun 2019. Apa Istimewanya?

2. Persaingan Dagang China

Banting Harga 40%, Benarkah Apple Bangkrut? - Persaingan Dagang China

Meskipun iPhone penjualannya laris di pasar Amerika Serikat, malah di pasar China HP ini tidak laku. Hal ini dikarenakan olah adanya persaingan dagang yang ketat antara Amerika Serikat dengan China. Di Taiwan dan di Hong Kong, penjualan iPhone merosot begitu besar hingga 25%. Jika di negara yang merupakan salah satu sumber penghasilan Apple mengalami kemerosotan, maka hal ini dapat melemahkan pendapatan Apple. Bahkan bukan hanya produk iPhone saja yang harus mengalami pemangkasan harga, melainkan juga pada iPad, iMac, hingga AirPod.

Baca Juga: Tiga generasi baru Iphone. Berapa harganya?

3. Harga Terlalu Mahal

Banting Harga 40%, Benarkah Apple Bangkrut? - Harga Terlalu Mahal

Mungkin ini alasan yang paling tepat mengapa iPhone sangat sulit untuk digemari oleh banyak orang. Dikarenakan produk iPhone dibanderol dengan harga yang lumayan tinggi bila dibandingkan dengan produk kompetitor lainnya. Meskipun ada beberapa fitur yang mungkin tidak ada di adnroid lainnya, namun hal ini masih dirasa tidak wajar bagi masyarakat di negara berkembang. Kita ambil saja contohnya iPhone Xs Max yang harganya menyentuh angka Rp 30 juta. Maka dari itu, Apple merencanakan untuk memangkas harga iPhone terbaru yang akan dirilis nanti antara 15% hingga 22% dari harga biasanya.

Baca Juga: 5 Aplikasi Ini Wajib Kamu Punya Untuk Maps Pengguna Iphone

4. Tidak Mencapai Target Penjualan

Banting Harga 40%, Benarkah Apple Bangkrut? - Tidak Mencapai Target Penjualan

Seperti yang dilansir CNBC Internasional, perusahaan teknologi terbesar ini menurunkan perkiraan pendapatannya dari US 89 – 93 miliar dolar menjadi US 84 miliar dolar. Hal ini harus diberlakukan karena penjualan produk Apple di pasaran tengah melemah. Meskipun begitu, Tim Cook, selaku CEO Apple akan terus berusaha dan mencoba untuk meningkatkan penghasilan Apple dengan cara apapun itu.

Baca Juga: Paket Economy Plus FREE Mifi dan KUOTA 90GB*

5. Penurunan Pajak di China

Banting Harga 40%, Benarkah Apple Bangkrut? - Penurunan Pajak di China

Selain banting harga, nyatanya Apple juga mengalami penurunan pada pajak pertambahan nilainya (Value Added Tax, VAT) di China. Merosotnya VAT Apple terjadi setelah diumumkannya penurunan penghasilan di kuartal IV-2018, yang mana penjualan produk Apple tengah melemah di daerah China, Hong Kong, dan Taiwan serta target penjualan tercatat sangat rendah. Diketahui VAT Apple mengalami penurunan hingga 13% dari sebelumnya 16%.

Jadi sudah tahu ya Hinet Lovers. Apple bukanlah bangkrut, melainkan kondisi penjualan perusahaan teknologi terbesar ini sedang mengalami yang namanya “keloyoan” pada sektor penjualannya. Maka dari itu, demi meningkatkan minat pembeli, Apple berusaha menurunkan harganya agar lebih bersahabat di kantong masyarakat negara berkembang. Sama seperti Paket Unlimited dari Hinet dengan harga yang ekonomis mulai dari 35.000/Bulan, kamu sudah bisa merasakan kemudahan internet tanpa khawatir boros kuota. Dapatkan juga paket internet cepat dan hemat di sini >>> Paket Internet Termurah 4G LTE

Leave a Reply

* Your email address will not be published.