Hinet Internet Cepat 4G LTE
Cara Canggih Jepang Menghadapi Gempa dan Tsunami, Bikin Takjub

Cara Canggih Jepang Menghadapi Gempa dan Tsunami, Bikin Takjub

Cara Canggih Jepang Menghadapi Gempa dan Tsunami, Bikin Takjub – Bukan sebuah rahasia lagi jika Jepang telah menjadi negara tujuan terfavorit bagi sejumlah wisatawan asing. Bunga sakura yang cantik menjadi magnet bagi para pengunjung. Namun, tidak bisa dimungkiri kenyataan bahwa Jepang merupakan salah satu negara yang rawan bencana alam. Salah satu yang terparah terjadi pada tahun 2011 lalu, Jepang diterjang gempa berkekuatan 9,0 magnitudo dan tsunami yang menyebabkan kehancuran di kawasan pesisir timur laut Jepang. Bencana alam ini telah menyebabkan sekitar 19.000 orang tewas dan hilang. Oleh karena itu, berbagai cara dilakukan oleh masyarakat Jepang untuk “bersahabat” dengan bencana, terutama gempa dan tsunami. Berikut adalah cara canggih Jepang antisipasi gempa dan tsunami:

1. Kereta Sensitif Gempa

Cara Canggih Jepang Menghadapi Gempa dan Tsunami, Bikin Takjub - kereta sensitif gempa

Jepang memiliki alat canggih yang dipasang diberbagai tempat untuk menghadapi gempa salah satunya adalah untuk kereta mereka. Shinkansen atau jaringan kereta peluru Jepang telah dilengkapi dengan sensor gempa yang akan menghentikan laju kereta yang sedang bergerak untuk keselamatan penumpang. Pada tahun 2011 dengan gempa berkekuatan 9,0 magnitudo lalu, telah ada 27 kereta Shinkansen yang beroperasi menggunakan sensor gempa. Pada saat terjadi gempa kecil berguncang, Shinkansen itu secara otomatis mulai berhenti. Hal ini bertujuan agar tidak ada korban tewas atau bahkan terluka.

Baca Juga: 5 Aplikasi Belajar Bahasa Jepang Gratis

2. Aturan Bangunan Wajib Tahan Gempa

Cara Canggih Jepang Menghadapi Gempa dan Tsunami, Bikin Takjub - aturan bangunan tahan gempa

Rupanya Jepang tidak main-main dalam menjaga keselamatan warganya. Jika masyarakat Jepang ingin membangun rumah baru maka harus dirancang agar tahan gempa. Hal ini juga sudah diatur di dalam peraturan hukum negara Jepang. Selain itu semua bangunan harus mengikuti dua persyaratan yang telah diatur. Yakni pertama bangunan tidak akan runtuh dalam gempa 100 tahun ke depan dan kedua,  bangunan dipastikan tidak akan rusak dalam 10 tahun pembangunan. Yang lebih menajubkan lagi, rupanya peraturan ini telah dibuat sejak tahun 1981.

3. Tsunami Shelter

Cara Canggih Jepang Menghadapi Gempa dan Tsunami, Bikin Takjub - tsunami shelter

Cara Jepang menghadapi tsunami berikutnya adalah dengan membuat tsunami shelter. Diperuntukkan bagi warga Jepang yang tinggal di kawasan pesisir pantai. Tsunami shelter berfungsi sebagai tempat berlindung ketika gempa yang terjadi berpotensi tsunami. Umumnya tsunami shelter berbentuk seperti bus yang bisa menampung sampai 20 orang. Didalamnya terdapat pelampung, kotak obat, bahkan bahan makanan. Tsunami shelter terbukti telah menyelamatkan ratusan nyawa saat tsunami.

Baca Juga: Smart City Tengah Dikembangkan di Indonesia, Berikut Penerapannya

4. Latihan Simulasi Gempa di Sekolah dan di Rumah

Cara Canggih Jepang Menghadapi Gempa dan Tsunami, Bikin Takjub - latihan simulasi gempa

Bagi pemerintah Jepang, mengajarkan anak mengenai simulasi gempa adalah suatu hal yang terpenting. Sejak usia dini, anak-anak di Jepang telah dilatih mencari perlindungan dan diberi trik bagaimana bisa aman dari gempa yang sedang melanda di sekitar mereka. Metode yang paling ringan yang diajarkan adalah berlindung di bawah meja dan menahan kaki meja dengan tangan mereka sampai gempa berhenti. Akan tetapi, jika sedang berada di lantai dasar atau keadaannya memungkinakan, anak-anak diminta untuk mencari ruangan terbuka agar bisa menghindari bangunan yang roboh. Pelatihan ini wajib diterapkan pada sekolah-sekolah di Jepang.

5. G-Cans Penguras Banjir

Cara Canggih Jepang Menghadapi Gempa dan Tsunami, Bikin Takjub - g-cans

Pemerintah Jepang berkerja sama dengan Metropolitan Area Outer Underground Discharge Channel baru saja membangun inovasi baru G-Cans yaitu pembangunan saluran air terbesar dan tercanggih di dunia. Meskipun pada awalnya diperuntukkan sebagai solusi banjir bagi wilayah Tokyo yang sering mengalami kerugian akibat banjir, akan tetapi G-Cans juga bisa menjadi solusi bagi Jepang menghadapi tsunami. Bagunan G-Cans memiliki tinggi 25,4 meter dan panjang 177 meter. Di dalamnya terdapat 78 pompa air dan sebuah turbin yang memiliki tenaga setara dengan 14.000 ekor kuda. Pompa air dan turbin ini bisa menyedot 200 ton air per-detik ke wilayah hulu.

Sungguh menakjubkan bukan, bagaimana cara Jepang  mengantisipasi gempa dan tsunami? Dengan dukungan mental dan teknologi, masyarakat pun merasa siap menghadapi bencana yang bisa saja datang kapanpun. Diharapkan Indonesia juga bisa mengikuti jejak Jepang dalam menghadapi gempa dan tsunami. Kalau di daerah Hinet Lovers, apakah ada cara bagaimana selamat dari gempa? Kalian bisa share di kolom comment, dan jangan lupa menggunakan Paket Unlimited dari Hinet supaya bebas chatting kapanpun. Cek di sini >>> Paket Unlimited Hinet 

Baca Juga: Lebih Hemat Beli Hinet Dengan Voucher Toko dan Diskon di Official Store di Shopee

Leave a Reply

* Your email address will not be published.