Hinet Internet Cepat 4G LTE
Dinilai Bisa Menjadi Mata-Mata, Teknologi 5G Ditolak Mentah-Mentah Oleh Negara Ini

Dinilai Bisa Menjadi Mata-Mata, Teknologi 5G Ditolak Mentah-Mentah Oleh Negara Ini

Dinilai Bisa Menjadi Mata-Mata, Teknologi 5G Ditolak Mentah-Mentah Oleh Negara Ini – Di dunia industri pertelekomunikasian, jaringan pada perangkat smartphone direncanakan akan diupgrade menjadi 5G. Beberapa negara tentu cukup antusias dengan hadirnya teknologi 5G ini, terutama di Indonesia. Bayangkan bila teknologi 5G di Indonesia, pastinya koneksi pada HP akan menjadi lebih cepat. Dengan diusungnya 5G LTE Indonesia, performa smartphone untuk mengakses berbagai situs, jaringannya akan jauh lebih stabil. Akan tetapi, ada juga loh negara-negara yang tidak begitu antusias akan kehadiran teknologi 5G. Bahkan negara-negara ini menolak secara mentah-mentah akibat dampak jaringan 5G yang dinilai dapat membawa hal-hal yang negatif. Menurut beberapa negara ini, teknologi 5G dapat dijadikan alat sebagai mata-mata. Lalu, negara mana sajakah yang menolak masuknya teknologi 5G? Berikut ke-5 negara yang melarang masuknya teknologi 5G:

Dinilai Bisa Menjadi Mata-Mata, Teknologi 5G Ditolak Mentah-Mentah Oleh Negara Ini - Teknologi 5G

1. Amerika Serikat

Negara pertama yang sangat tidak antusiasnya dengan teknologi 5G yaitu Amerika Serikat. Pemerintahan negara Amerika Serikat bersikeras melarang masuknya jaringan 5G ini. Dikarenakan, jaringan 5G ini dikhawatirkan dapat disalahgunakan untuk menjadi alat spionase dan dimanfaatkan oleh mata-mata untuk menyusup sistem guna memperoleh rahasia negara.

Baca Juga: Ditentang Oleh Para Ilmuan, Benarkah Teknologi 5G Bisa Menyebabkan Manusia Punah?

2. Selandia Baru

Selain AS, Selandia Baru juga menolak akan kehadiran dari teknologi 5G. Pemerintahan negara Selandia Baru melarang keras atas permintaan pengembangan teknologi 5G, dikarenakan menyangkut dengan permasalahan ancaman keamanan. Pemerintahan Selandia Baru khawatir jika tenologi 5G ini diterapkan, bisa jadi segala rahasia yang dimiliki negara dapat bocor.

Baca Juga: Sejarah Perkembangan Jaringan 1G Sampai 5G, Ternyata Ada 0G

3. Norwegia

Dinilai Bisa Menjadi Mata-Mata, Teknologi 5G Ditolak Mentah-Mentah Oleh Negara Ini - Dampak Jaringan 5G

Di Norwegia, pemerintah tengah mempertimbangkan untuk melarang masuknya teknologi 5G. Menurut Mentri Kehakiman Norwegia, pemerintah Norwegia tengah berdiskusi mengenai langkah selanjutnya untuk menolak masuknya teknologi 5G, guna meminimalisir potensi rentannya industri pertelekomunikasian yang tersebar di negaranya.

Baca Juga: A Series Terbaru Resmi Dirilis, Siap-Siap Terpesona Dengan Samsung Galaxy A10

4. Jepang

Begitu mengerikannya dampak jaringan 5G ini, sampai-sampai negara Jepan pun juga turut andil untuk menolak masuknya pengembangan teknologi 5G. Bahkan, menurut pemerintah negara ini, teknologi 5G sangatlah berbahaya. Dampak jaringan 5G ini bisa dikatakan akan mengarah ke negatif, seperti dapat dijebolnya keamanan negara akibat jaringan 5G yang kuat.

Baca Juga: Puas Internetan dengan Paket Home Sweet Home

5. Jerman

Sama halnya dengan negara yang sudah disebutkan, pemerintahan Jerman juga khawatir apabila jaringan 5G nantinya akan dimanfaatkan oleh mata-mata untuk mengakses data rahasia negara tanpa izin. Sehingga para pejabat negara ini menyusun strategi untuk memperkuat dan mengatur standar sistem keamanan yang dapat menghalangi teknologi 5G.

Itulah dia deretan nama negara yang mengecam teknologi 5G untuk tidak boleh dihadirkan. Alasannya pun hampir serupa, yakni rasa khawatir apabila jaringan 5G disalahgunakan atau dimanfaatkan oleh pihak yang berbahaya untuk menyusup sistem dan mengambil data rahasia negara. Makanya, kalau mau jaringan yang aman terkendali, gunakanlah MiFi Economy Plus dengan kuota 90GB dan masa aktif 90 hari. Dapatkan juga paket internet cepat dan hemat di sini >>> Paket Internet Termurah 4G LTE

Leave a Reply

* Your email address will not be published.