Malas Baca? Pakai 5 Situs Ini Untuk Meringkas Bacaanmu!

Malas Baca? Pakai 5 Situs Ini Untuk Meringkas Bacaanmu! – Bagi para pelajar, apalagi yang sibuk kuliah pasti sering kali harus membaca banyak referensi, jurnal, buku, dan artikel demi menjawab pertanyaan dosen dan menulis esai semalam suntuk. Menurut UNESCO, minat membaca orang Indonesia sangat rendah dengan posisi urutan ke 60 dari 61 negara. Wah, makanya banyak sekali para pelajar yang malas untuk membaca teks yang panjang-panjang. Apakah kamu salah satu diantaranya, Hinet Lovers?

Memang diperlukan waktu untuk membaca suatu materi demi menambah wawasanmu. Beruntunglah kamu yang sudah di zaman yang serba canggih ini karena setiap permasalahan pasti ada solusi yang bisa kamu ambil, begitu juga dengan rasa malas untuk membaca tulisan yang panjang kali lebar.

Disini Hinet merekomendasikan 5 situs yang bisa meringkas artikel atau teks lainnya sehingga mempermudah kamu untuk memahami inti dari tulisan tersebut. Selain itu kamu juga dapat menghemat waktu dengan membaca ringkasan tersebut.

Inilah 5 situs terbaik yang bisa kamu coba untuk meringkas bacaanmu.

1. Resoomer

Situs terbaik pertama yang bisa kamu gunakan adalah Resoomer. Situs ini dapat membantu kamu untuk meringkas dan menganalisis artikel, teks ilmiah, teks sejarah, serta karya seni dengan struktur tulisan yang baik dan mudah kamu pahami. Tak hanya pelajar atau mahasiswa saja, tapi Resoomer juga dapat digunakan oleh editor, jurnalis, dosen, penulis, dan masyarakat umum lainnya untuk meringkas apa yang mereka baca. Di Resoomer, kamu bisa langsung memasukkan link URL dari tulisan yang ingin kamu ringkas atau bisa juga keseluruhan teks yang ditulis. Nantinya, Resommer akan langsung menganalisis dan menampilkan ringkasannya.

Baca Juga: Anak Kuliah Wajib Tahu dan Coba Aplikasi Berikut Ini 

2. SMMRY

Rekomendasi selanjutnya ialah situs SMMRY. Di halaman utamanya, kamu dapat memilih ingin meringkas teks tersebut menjadi berapa kalimat. Kerennya lagi, kamu juga bisa meringkas file dalam bentuk PDF dan TXT juga loh, Hinet Lovers! Caranya pun mudah, kamu hanya perlu mengupload file teks yang kamu inginkan atau langsung memasukkan link URL, lalu kamu dapat klik tombol ‘ Summarize’. Setelah itu, kamu dapat membaca hasil ringkasan yang telah dilakukan oleh SMMRY ini yang dibagi menjadi beberapa kalimat sesuai dengan keinginanmu. Sangat praktis, ya?

3. TLDR This

Selanjutnya, kamu juga bisa menggunakan situs TLDR This untuk membantumu meringkas teks yang kamu baca. Teks yang panjang tersebut akan diringkas menjadi 5 poin yang semakin mempermudah kamu untuk memahami maksud tulisan tersebut. Untuk menggunakan situs ini kamu hanya perlu memasukan link URL atau copy paste artikel yang kamu baca pada kolom yang tersedia. Lalu, TLDR This akan memberikan 5 poin hasil ringkasan pada teks yang kamu masukkan tersebut. Jika kamu sign up pada situs ini maka kamu akan lebih banyak mendapatkan keuntungan, yaitu mendapatkan 10 ringkasan yang lengkap dan gratis setiap harinya.

4. I Lazy to Read

Sama seperti namanya, situs ini diperuntukkan bagi kamu yang malas untuk membaca teks panjang-panjang. I Lazy to Read tentunya akan membantu kamu mengatasi rasa malas tersebut. Dengan tampilan yang lebih sederhana sehingga mempermudah kamu untuk menggunakan situs ini, I Lazy to Read ini juga akan menyajikan 5 poin hasil ringkasan dari teks yang kamu inginkan. Cukup dengan memasukan link URL pada kolom yang tersedia dan klik ‘Generate’, maka kamu bisa langsung membaca ringkasan yang telah dibuat oleh situs ini. Keuntungan lainnya, kamu bisa mengakses situs ini tanpa ada batasan per harinya.

Baca Juga: 5+ Situs Cek Plagiarisme Online Gratis Terbaik

5. Synopsis

Serupa dengan situs-situs diatas lainnya, dengan Synopsis ini maka kamu dapat dengan mudah untuk meringkas suatu bacaan. Caranya pun juga mudah, kamu bisa memasukan link URL, raw text, atau HTML pada situs ini. Selanjutnya, Synopsis akan meringkas teks tersebut kedalam beberapa poin. Namun, kamu harus melakukan sign up terlebih dahulu, ya Hinet Lovers sebelum dapat menggunakan situs ini.

Itulah 5 situs yang bisa kamu gunakan untuk meringkas teks dan bacaan lainnya. Walaupun lebih menghemat waktu namun tetap biasakan untuk rajin membaca, ya Hinet Lovers!

Sebagai penutup informasi ini, Hinet juga ingin membagikan informasi seputar paket kuota internet bulanan yang murah untukmu. Yup! Paket kuota yang murah dari Hinet yaitu Paket Isi Ulang REGULER!

Kenapa paket REGULER Hinet dicap sebagai paket kuota paling murah? Karena dengan harga mulai dari 100K saja, kamu sudah bisa mendapatkan kuota sebanyak 43GB! WOW banget kan!?

Ayo buruan top up paket kuota internet murah 4G LTE dari Hinet sekarang juga! Buat yang belum tahu caranya isi ulang paket REGULER Hinet, yuk baca panduannya di bawah sini:

  • Cara isi ulang paket internet melalui aplikasi Hinetku CEK DISINI
  • Cara Isi ulang paket internet melalui Tokopedia CEK DISINI
  • Cara Isi ulang paket internet melalui Hinet Center CEK DISINI
  • Cara isi ulang paket internet melalui BukaLapak CEK DISINI

Comments (3)

  1. by : Salsabila azwita April 8, 2021 at 1:59 pm

    Sunting
    Kerajaan bersuku Makassar di Gowa muncul sekitar tahun 1300 sebagai salah satu dari sekian banyak chiefdom[a] agraris di jazirah Sulawesi Selatan. Sejak abad ke-16 hingga seterusnya, Gowa dan sekutu pesisirnya, Tallo[b] menjadi kekuatan besar pertama yang mendominasi sebagian besar daerah semenanjung tersebut.[4] Pencapaian politik ini dimungkinkan dengan reformasi pemerintahan dan militer secara besar-besaran, termasuk pembentukan birokrasi pertama di Sulawesi Selatan. Oleh sejarawan William P. Cummings, Gowa pada abad ke-16 dicirikan sebagai sebuah imperium,[5] sementara masa-masa awal kerajaan telah dianalisis sebagai contoh pembentukan negara.

    Rekonstruksi istana raja Gowa
    Bukti genealogis dan arkeologis menyiratkan bahwa dinasti Gowa bermula pada sekitar tahun 1300 dengan perkawinan antara seorang wanita setempat dan kepala suku Bajau, sebuah suku laut yang hidup secara nomaden. Pendirian Gowa merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran masyarakat Sulawesi Selatan, yang memicu percepatan intensifikasi pertanian padi lahan basah. Gowa pada masa awal merupakan negara agraris tanpa akses langsung ke tepi laut. Tallo didirikan dua abad kemudian ketika seorang pangeran Gowa melarikan diri ke pesisir setelah kekalahannya dalam sebuah konflik perebutan takhta. Lokasi pinggir laut memungkinkan negara baru ini untuk mengambil keuntungan lebih besar dalam perdagangan maritim dibandingkan Gowa.

    Awal abad ke-16 merupakan titik balik dalam sejarah kedua negara. Karaeng (penguasa daerah) Gowa Tumaparisi Kallonna menguasai daerah pesisir dan memaksa Tallo untuk menjadi sekutu muda Gowa. Penerusnya, Tunipalangga, menjalankan serangkaian pembaharuan untuk memperkuat otoritas kerajaan dan mendominasi perdagangan di Sulawesi Selatan. Perang-perang penaklukan Tunipalangga didukung dengan adopsi senjata api dan inovasi dalam pembuatan senjata lokal. Pengaruh Gowa melingkupi jangkauan wilayah yang belum pernah ada tandingannya dalam sejarah Sulawesi; kekuasaan sang raja dapat dirasakan mulai dari Minahasa hingga Selayar. Walaupun menjelang akhir abad ke-16 kampanye militer Gowa demi menetapkan hegemoni mengalami kemunduran, kerajaan ini terus bertumbuh dalam hal kesejahteraan ekonomi dan kompleksitas pemerintahan. Fase awal sejarah Gowa dan Tallo dianggap berakhir pada tahun 1593, ketika seorang Karaeng Gowa yang bertindak sewenang-wenang digulingkan dan mangkubumi Karaeng Matoaya menjadi penguasa de facto Gowa.[6]

    Perubahan demografis dan kultural juga terjadi pada masa awal sejarah Gowa dan Tallo. Hutan-hutan hijau dibabat untuk dijadikan persawahan. Populasi diperkirakan bertumbuh sepuluh kali lipat antara abad ke-13 dan ke-16, bersamaan dengan masuknya jenis-jenis tanaman, pakaian, dan perabot baru dalam kehidupan sehari-hari. Besarnya cakupan perubahan wilayah, pemerintahan, dan kependudukan ini membuat banyak ahli menyimpulkan bahwa Gowa mengalami transformasi dari sebuah chiefdom kompleks menjadi masyarakat bernegara pada abad ke-16, walaupun pendapat ini belum disepakati secara bulat.

    Reply
    1. by : MAIDAH July 23, 2021 at 3:45 pm

      awud, Ahmad, Nasa’i).
      2.2. Air suci Namun Tidak Mensucikan
      Jenis air ini terbagi menjadi tiga, yaitu
      a) Air suci bercampur dengan benda yang suci, sehingga menyebabkan berubahnya salah satu sifat air (warna, rasa, dan bau) dan menghilangkan sifat mensucikan benda lain yang sebelumnya dimiliki oleh air.
      Mari kita identifikasi benda-benda berikut: minyak melati, kuah soto, dan adonan untuk membuat roti. Ketiganya menyertakan air yang suci dan mensucikan. Kesucian air yang ada di masing-masing tetap terjaga, namun tidak lagi mensucikan. Warna, rasa, dan baunya tidak lagi seperti semula. Rasa air dalam minyak melati tawar dan pekat, kuah soto menjadi asin dan sedap, dan adonan kue menjadi manis rasanya.
      b) Air Musta’mal yaitu air yang sedikit ukurannya atau kurang dari 2 (dua) kullah dan bekas pakai untuk menghilangkan najis maupun hadats. Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengukur besaran 2 kullah. Ayo mengkonversi satuan volume air dua kullah!

      c) Air yang keluar dari tumbuh-tumbuhan, baik yang mengalir dengan sendirinya atau sengaja di buat. Buah-buahan yang segar biasanya memiliki kadar air yang tinggi, ketika dibelah air akan menetes dengan sendirinya. Bagi orang yang kehabisan bekal air di hutan belantara, terkadang menebang pohon yang memiliki kadar air tinggi untuk diminum.
      2.3. Air Mutanajjis
      Air mutanajjis adalah air dalam volume yang sedikit dan terbatas, yang terkena atau bercampur dengan benda-benda najis dalam berbagai tingkatannya (mukhaffafah, mutawassithah, dan mughaladhah). Air jenis ini terbagi kedalam dua bagian:
      a) Air dalam jumlah sedikit yang mensucikan dan kejatuhan najis, tetapi sifat-sifatnya (warna, rasa, dan baunya) tidak berubah.
      b) Air dalam jumlah sedikit yang mensucikan dan kejatuhan najis, namun salah satu sifatnya menjadi berubah.
      c) Air yang volumenya sangat banyak atau melebihi dua kullah dan kejatuhan air yang mensucikan, dan berubah atau tidak berubah sifat-sifatnya.

      4.1. Air Suci dan Mensucikan
      Air yang suci dan mensucikan dapat digunakan untuk menghilangkan najis maupun hadats. Selain itu, kategori air ini juga dapat digunakan keperluan dalam pelaksanaan amal perbuatan yang disunnahkan, seperti mandi untuk melaksanakan shalat Jum’at, shalat dua hari raya, dan bentuk-bentuk ibadah lainnya.
      Selain untuk memenuhi kebutuhan berbiadah kepada Allah SWT, air Suci dan mensucikan juga dapat digunakan untuk keperluan yang mubah hukumnya, seperti memasak, minum, mandi, mencuci pakaian, menyiram tanaman dan lain sebagainya.
      Dalam situasi tertentu, penggunaan air suci dan mensucikan memiliki hukum penggunaan yang berbeda:
      Dilarang (Haram): (1) Menggunakan air suci dan mensucikan milik orang lain, sedangkan pemiliknya tidak mengizinkannya; (2) Bila air dialirkan untuk kepentingan umum, maka air yang terdapat dalam tempat aliran khusus untuk minum juga haram dipergunakan; (3) Pemakaian air akan berakibat membahayakan bagi pemakainya, seperti sakitnya menjadi lebih parah; (4) Air dalam kondisi sangat panas atau dingin, sehingga membahayakan pemakainya; dan (5) pemakaian air pada saat terdapat binatang yang haus dan statusnya dilingdungi (tidak boleh di bunuh) menurut ketentuan fikih.
      Tidak Dianjurkan (Makruh): (1) air yang sangat panas atau dingin, namun tidak sampai membahayakan anggota tubuh. Tidak dianjurkan karena dapat: (1) menghilangkan atau mengurangi kekhusyu’an orang yang berwudhu, (2) membuat pelakunya gelisah dengan pedihnya panas atau dingin, dan (3) menyebabkan tergesa-gesa untuk mengkhiri pemakaiannya.
      4.2. Air Suci namun Tidak Mensucikan
      Hukum penggunaan air suci namun tidak mensucikan dapat klasifikasikan menjadi dua:
      Air Suci yang bercampur dengan benda suci: Apabila benda lain yang bercampur dengan air dapat merubah salah satu dari keseluruhan dari tiga sifatnya (warna, rasa, bau), maka air tersebut hanya boleh dipergunakan untuk pemenuhan kebutuhan yang lazim di tengah-tengah masyarakat. Namun, air tidak boleh pergunakan membersihkan najis maupun hadats.
      Contoh: kandungan air dalam minyak wangi tetap suci dan oleh karena itu, minyak wangi dapat dioleskan ke badan atau pakaian yang akan dipergunakan shalat dan melaksanakan ibadah lainnya. Penggunaannya harus berdasarkan kelaziman masyarakat,
      sehingga tidak diperbolehkan penggunaan minyak wangi untuk pemenuhan kebutuhan air minum. Air yang bercampur dengan sabun cuci atau air bekas cucian dapat di gunakan untuk mencuci benda lainnya.
      Apabila air yang bercampur dengan benda suci dan tidak merubah salah satu atau ketiga sifatnya, maka hukum penggunaannya sama dengan air suci yang mensucikan.
      Hadits Rasulullah SAW meriwayatkan ketika putri Rasulullah SAW (Zainab) wafat, beliau masuk (kedalam ruangan kami), lalu beliau bersabda

      Artinya:
      ” Mandikanlah dia (Jenazah Zainab) sebanyak tiga, lima kali atau lebih dari itu, (jika perlu) dengan air yang dicampur dengan daun bidara. Lalu campurkanlah air itu dengan kapur barus atau yang sejenis dengannya. Apabila telah selesai, beritahukanlah kepadaku”. Setelah selesai memandikan, beliau menyerahkan sehelai kain kafan seraya berkata: ”Balutlah kain ini pada tubuhnya” (HR. Bukhari, Muslim, Nasa’i, dan Tirmidzi)
      Air Suci dalam jumlah sedikir yang telah dipakai membersihkan najsi atau hadats (musta’mal): Jika volume air lebih dari dua kullah, maka hukum air adalah suci dan mensucikan.
      Rasulullah SAW bersabda:

      Artinya:
      ”Apabila air mencapai dua kullah, maka ia tidak akan najis” (HR. Asy-Syafi’i, Ibnu Khuzaimah, Al-Hakim, Ad-Daruquthni, dan Al-Baihaqi).
      Jika volume air kurang dari dua kullah, maka air musta’mal hanya boleh digunakan pemenuhan kebutuhan yang mubah, seperti menyiram tanaman, mencuci sepeda motor, mobil, dan seterusnya. Air ini tidak diperbolehkan untuk membersihkan najis atau hadats.
      Air Suci dari tumbuhan maupun buah-buahan: Air yang ada di dalamnya tidak diperbolehkan untuk menghilangkan najis dan hadats. Oleh karena tetap suci, maka air yang dikandung oleh seluruh jenis tumbuhan maupun buah-buahan diperbolehkan untuk keperluan yang mubah, seperti minum akibat kehausan.
      4.3. Air Mutanajjis
      Hukum menggunakan air yang mutanajjis dapat dikategorikan menjadi dua bagian:
      Air suci dan mensucikan dalam jumlah sedikit volumenya yang terkena najis, maka hukumnya tidak diperbolehkan untuk membersihkan najis maupun hadats. Hukum ini
      berlaku secara umum, baik sifat-sifat air yang terkena najis berubah atau tidak berubah.
      b) Air suci dan mensucikan dalam jumlah lebih dari dua kullah terkena najis yang tidak berubah salah satu dari ketiga sifat-sifatnya, maka hukumnya adalah tidak najis, sehingga dapat dipergunakan membersihkan najis dan hadats.
      Air suci dan mensucikan dalam jumlah lebih dari dua kullah terkena najis yang menjadi berubah salah satu dari ketiga sifat-sifatnya, maka hukumnya adalah najis, sehingga tidak boleh dipergunakan menghilangkan najis atau hadats.

      Reply
  2. by : sri rahayu kusuma ningrum August 12, 2021 at 8:19 pm

    Setelah Yogyakarta diduduki Belanda (Desember 1948), pasukan Republik Indonesia melakukan perang gerilya. Pada suatu ketika Yogya diserbu dan bisa diduduki, walau cuma selama enam jam. “Serangan Oemoem” pada 1 Maret 1949 itu sekedar menunjukkan kepada dunia internasional, bahwa RI masih punya kekuatan, dan tidak (belum) hancur seperti dipropagandakan Belanda. Film ini dengan sadar melukiskan peristiwa nyata terkenal dalam sejarah revolusi Indonesia itu dengan cara fiktif, karena merasa dokumen-dokumen yang ada masih belum lengkap dan takut menyinggung berbagai pihak. Yang dilukiskan adalah kerja sama antara rakyat, tentara dan pemerintah. Meski fiktif, tapi fakta nyata menjadi acuannya. Dan kisah disuguhkan lebih dari sisi rakyat atau tentara yang berpangkat rendah. Tekanan Belanda membuat rakyat menderita dan berbagi sikap. Ada yang mendukung perjuangan tentara, ada yang menggerutu. Tentara yang memeras rakyat pun sekilas dilukiskan. Kesulitannya adalah menyatu padukan sikap, gerakan dan menegakkan disiplin semua anggota gerakan. Ada juga terselip kisah cinta. Tidak ada tokoh yang menonjol dalam kisah, karena begitu banyak pihak yang diceritakan sedikit-sedikit, karena yang jadi tujuan memang pelukisan peristiwa itu secara global

    Reply

Leave a Reply

* Your email address will not be published.