Hinet Internet Cepat 4G LTE
Tudingan yang Udah Sering Didengar Gamer, Kamu Termasuk yang Mana?

Tudingan yang Udah Sering Didengar Gamer, Apakah Kamu setuju?

Tudingan yang Udah Sering Didengar Gamer, Apakah Kamu Setuju? – Sebutan gamer biasa dialamatkan kepada mereka yang gemar main game dalam durasi waktu yang lama. Seolah-olah tiada hari tanpa main game. Kebanyakan dari masyarakat memandang para gamer dengan penilaian negatif. Orang-orang memandang sebelah mata para gamer. Padahal nggak semua gamer punya kehidupan yang santai seperti yang terlihat. Kerap kali gamer mendapat tuduhan-tuduhan seperti hidupnya terlalu santai, tidak punya tujuan hidup, hingga dianggap pengangguran. Nah, penilaian berikut ini adalah tudingan yang sudah bosan didengar oleh gamer:

1. Kurang Pergaulan (Kuper)

Sebutan kurang pergaulan atau kuper sering ditujukan kepada gamer. Orang-orang menilai bahwa mereka hanya bisa menatap layar komputer atau smartphone saja seharian. Oleh karena itu, tidak heran jika panggilan ini melekat pada para gamer. Padahal tuduhan ini tidak selalu benar. Semua itu tergantung dari kepribadian orangnya sendiri yang bisa membagi waktu untuk bersosialisasi dan tidak hanya terpaku pada game.

2. Pengangguran

Kata-kata yang bikin gamer kesal selanjutnya adalah dipanggil pengangguran. Hobinya yang hanya bermain game dan tidak melakukan hal yang lain membuat para gamer dinilai sebagai pengangguran. Hal ini dikarenakan bermain game banyak memakan waktu dan tidak bisa dibarengi kegiatan lain. Akan tetapi, nggak semua gamer bisa dituding sebagai pengangguran loh, Hinet Lovers. Bisa saja orang bermain game sebagai pengalihan stres atau untuk membuang rasa bosan.

Baca Juga: 5 Aplikasi Game Olahraga Offline Untuk Android

Tudingan yang Udah Sering Didengar Gamer, Kamu Termasuk yang Mana?

3. Kekanak-kanakan

Tuduhan kepada gamer yang perlu diluruskan selanjutnya adalah bahwa tidak semua gamer bersikap kekanak-kanakan. Kebanyakan orang menganggap game hanyalah permainan untuk anak-anak. Pernahkah kamu mendengar seseorang berkata, “ih sudah gede masih aja main game”. Padahal ada beragam game yang hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa.

Baca Juga: 5 Smartphone Kekinian dan Cocok untuk Penggemar Game

4. Buang-Buang Waktu

Penilaian negatif yang menuding para gamer berikutnya adalah selalu buang-buang waktu. Waktu dalam sehari dianggap paling banyak dihabiskan untuk bermain game. Namun, ada anggapan yang mengatakan bahwa bermain game salah satunya dapat mengoptimalkan kerja otak kiri dan kanan. Sehingga meskipun dianggap buang -buang waktu, sebenarnya bisa saja seseorang bermain game untuk mengasah kemampuan tertentu yang disesuaikan dengan game yang dipilihnya.

Sebenarnya bermain game boleh-boleh saja tapi harus tetap ingat waktu dan tidak main secara berlebihan. Jangan sampai bermain game kemudian merugikan diri sendiri dan menjerumuskan kepada keburukan. Bisa-bisa membuang banyak waktu dan kuota. Nah, biar kuota nggak boros saat bermain game online, jangan lupa gunakan Home Router 4G dari Hinet yah.

Baca Juga: Makin Puas Dengan Paket Terusan Hinet Hingga 880GB

Leave a Reply

* Your email address will not be published.