Hinet Internet Cepat 4G LTE
Ular Dan Tongkat Menjadi Lambang Kedokteran. Mengapa Demikian?

Ular Dan Tongkat Menjadi Lambang Kedokteran. Mengapa Demikian?

Ular Dan Tongkat Menjadi Lambang Kedokteran. Mengapa Demikian? – Di berbagai lembaga, organisasi atau instansi tertentu, selalu tertera gambar yang dapat menjadi sebuah lambang untuk mewakili lembaga tersebut. Selain itu, gambar yang dijadikan lambang tidak serta merta diletakkan begitu saja. Ada asal-usul dan makna tersendiri mengapa sebuah gambar dapat dijadikan simbol pada instansi, lembaga, ataupun organisasi. Salah satunya organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Jika Hinet Lovers perhatikan, terdapat gambar ular yang melilit pada sebuah tongkat. Gambar itu sudah menjadi lambang organisasi IDI sejak dulu. Namun, apakah kamu tahu arti lambang kedokteran ini? Kalau kamu belum memahami arti lambang kesehatan ini, Hinet akan share awal mulanya dan alasannya mengapa ular dan tongkat dijadikan lambang kesehatan.

Dewa Asclepius

Ular Dan Tongkat Menjadi Lambang Kedokteran. Mengapa Demikian? - Dewa Asclepius

Pada logo organisasi IDI, terdapat gambar sebuah tongkat yang dililit oleh seekor ular. Bila di telaah lebih dalam arti lambang kedokteraan ini, nyatanya sebuah tongkat yang dililit ular ini merupakan milik dari seorang dewa Yunani bernama Asclepius. Dewa Asclepius kemungkinan hidup pada 1200 sebelum masehi. Berdasarkan cerita mitologi Yunani, Dewa Asclepius dianugerahi kemampuan yang dapat menyembuhkan seseorang. Hebatnya lagi, mitos dari Dewa ini dapat menghidupkan orang yang sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Simak Perbedaan Lambang Bunga Mawar Bedasarkan Warnanya

Dewa Asclepius memiliki ketiga orang anak, Meditrine, Hygeia, dan Panacea. Bila kamu menyadarinya, ketiga nama ini juga dijadikan sebagai pondasi ilmu kedokteran. Meditrine menjadi Medicine, Hygeia menjadi Hygiene, dan Panacea yang berarti All Healing. Selain itu, dewa yang juga memperoleh pendidikan kedokteran ini membangun sebuah kuil yang dinamakan Asclepions. Tujuannya, agar dia dapat melakukan pengobatan dan penyembuhan warga yang tengah sakit.

Alasan Mengapa Ular Dijadikan Simbol

Ular Dan Tongkat Menjadi Lambang Kedokteran. Mengapa Demikian? - Arti Lambang Kedokteran

Di dalam kuil yang diciptakan oleh Dewa Asclepion, terdapat ular jinak yang dipelihara sebagai wujud dari penghormatan pada dewa. Jumlahnya pun tidaklah sedikit. Kemudian, alasannya hewan bersisik ini menjadi lambang kesehatan yaitu karena adanya kemampuan untuk berganti kulit. Kemampuan tersebut dapat dikaitkan dengan “kehidupan yang baru”.

Selain itu, seekor ular juga dihubungkan dengan sifat yang dimiliki oleh seorang dokter. Alasannya, seekor ular bisa menjadi hewan yang bekerja dengan kematian atau kehidupan. Seperti misalnya bisa yang dimiliki ular. Bisa ular, juga dapat dijadikan obat yang bermanfaat untuk mengobati penyakit. Namun, bisa ular juga bisa menjadi sangat mematikan yang dapat merenggut nyawa seseorang.

Baca Juga: Ini Alasannya Mengapa Menggunakan Home Router Lebih Efektif

Lalu, mengapa tongkat dipilih juga? Sebuah tongkat, bisa diartikan sebagai “penopang”. Sama seperti halnya orang sakit yang membutuhkan tongkat sebagai penopang agar tidak terjatuh. Tongkat itu sendiri, melambangkan kemandirian seorang Dewa Asclepius dalam mengobati orang-orang yang terserang penyakit. Dikarenakan tongkat itu selalu dibawa oleh Dewa Asclepius.

Begitulah asal-usul singkat mengenai lambang kedokteran. Jadi, simbol tersebut memang sudah saling berkesinambungan sejak zaman para dewa masih hidup. Sebuah tongkat yang dililit ular ini dimiliki oleh seorang Dewa Asclepius yang merupakan seorang dokter pada masa itu. Sebelum menutup informasi ini, Hinet ingin mengingatkanmu untuk terus berlangganan Home Router dari Hinet. Home Router Hinet 4G terbaik masa kini yang bisa di akses Up To 32 User. Dapatkan juga paket internet cepat dan hemat di sini >>> Paket Internet Termurah 4G LTE

Leave a Reply

* Your email address will not be published.