Hinet Internet Cepat 4G LTE

Waze vs Google Maps, Mana yang Jauh Lebih Baik?

Waze vs Google Maps, Mana yang Jauh Lebih Baik? – Bicara mengenai navigasi maka kedua nama aplikasi inilah yang akan sering disebut oleh banyak orang sebagai pilihan mereka. Waze dan Google Maps masing-masing merupakan aplikasi yang akan menuntun dan mengarahkanmu hingga sampai ke tujuan yang diinginkan. Mungkin kalian pun juga mengetahui dan memakai kedua aplikasi navigasi ini, terutama untuk orang-orang yang suka berpergian ke luar kota.

Menelusuri jalan yang tidak begitu familiar meningkatkan resiko tersesat. Makanya, perlu banget aplikasi navigasi ini diperjalanan. Namun, terkadang Waze maupun Google Maps masih sering dibandingkan tingkat keakuratannya. Sebelum membahas lebih lanjut, sebaiknya kamu berkenalan dulu dengan kedua aplikasi ini.

Apa itu Waze?

Aplikasi Waze ini ditujukan bagi para pengemudi yang ingin menghindari kemacetan lalu lintas. Bagaimana cara Waze menginfokan kemacetan tersebut? Jadi, sesama pengguna Waze akan tergabung dalam suatu komunitas dimana semua anggota dapat berpartisipasi aktif untuk melaporkan kemacetan lalu lintas di titik tertentu. Dengan laporan inilah, para pengguna lain bisa menghindari jalan yang macet tersebut dan Waze akan mengarahkanmu ke arah jalan alternatif lainnya. Aplikasi navigasi ini juga memiliki fitur yang akan membantumu menyusun jadwal berdasarkan perkiraan waktu sampai. Di tahun 2013, sebenarnya Waze telah menjadi bagian dari Google, namun karena popularitas aplikasi ini maka Google memutuskan jika Waze akan tetap menjadi aplikasi yang terpisah dari Google Maps.

Download Waze DI SINI

Baca Juga: Ini Alasan Dan Hal yang Akan Terjadi Jika Mengaktifkan Smartphone di Dalam Pesawat

Apa itu Google Maps?

Google Maps adalah aplikasi peta yang hampir digunakan oleh sebagian besar pengguna Android. Aplikasi Google Maps ini memungkinkan kamu untuk menavigasi perjalanan melalui tujuan tertentu. Google dapat memberikan rute terpendek tergantung pada jenis kendaraan atau moda transportasi yang digunakan. Tak hanya untuk pengemudi kendaraan saja, Google Maps juga bisa memberi petunjuk arah untuk hiking, lho. Keunggulan lainnya dari aplikasi ini adalah fitur Google Street View , rekomendasi tempat wisata, cafe, restoran, dan sejenisnya juga transportasi umum seperti bus dan kereta api.

Download Google Maps DI SINI

Waze vs Google Maps: Mana Lebih Baik?

Sama-sama bertujuan untuk menavigasi, inilah beberapa hal dari kedua aplikasi yang wajib kamu ketahui.

1. Keakuratan GPS

GPS yang akurat adalah suatu keharusan di setiap aplikasi navigasi saat ini sehingga kamu dipastikan tidak akan tersesat saat menggunakan aplikasi tersebut. Baik Waze dan Google Maps dapat menginfokan lokasi paling akurat pada saat itu juga. Namun, terkadang Waze masih sedikit gagal mengenali jalan atau bangunan di dekatmu. Sedangkan, Google Maps akan menginformasikan tempat yang berada di sekitarmu dengan lebih akurat.

2. Daya Baterai

Baik Waze maupun Google Maps sama-sama akan menghabiskan daya bateraimu saat digunakan, namun Google Maps akan lebih mengirit baterai smartphonemu ketimbang Waze. Waze sangat bergantung pada laporan lalu lintas real time dari  komunitas pengguna. Rute Google Maps dapat kamu unduh dan digunakan secara offline, makanya aplikasi ini lebih menghemat baterai. Namun, kamu tidak bisa mendapatkan informasi lalu lintas yang real time di perjalanan jika menggunakan rute offline tersebut.

Baca Juga: 5 Aplikasi Ini Wajib Kamu Punya Untuk Maps Pengguna Iphone 

3. Kuota yang Dipakai

Rata-rata, Google Maps menggunakan kuota sebanyak 0,08 MB per menit. Jika kamu menggunakan Google Maps selama 1 jam maka kuota yang terpakai mencapai sekitar 5 MB. Bila kamu menggunakan aplikasi ini setiap hari, maka penggunaan kuota berkisar 150 MB.  Sedangkan Waze lebih berhasil untuk menghemat lebih banyak kuota yang terpakai. Jika kamu menggunakan Waze selama 1 jam maka aplikasi ini hanya menggunakan 0,23 MB dari kuota internetmu dan hanya menggunakan 6,9 MB per bulannya.

4. Informasi Kemacetan

Semua orang tak akan ada yang mau terjebak macet. Untuk menginformasikan kemacetan dalam perjalananmu, Google Maps mengandalkan sensor data lalu lintas, yang sebagian besar berasal dari pemerintah dan ditempatkan di jalan raya namun seringnya masih kurang akurat. Baru beberapa tahun terakhir Google Maps menambahkan fitur seperti Waze, yaitu pengguna dapat melaporkan lalu lintas terkini. Waze mengandalkan laporan komunitas penggunanya. Data ini akan ditampilkan di aplikasi untuk memberi tahu semua pengemudi di sekitarnya agar tidak melewati area itu.

5. Rute Alternatif

Kalau kamu terjebak macet dan ingin mengambil jalan lain, Google Maps dan Waze dapat memberi informasi rute alternatif untukmu. Namun ada perbedaan yang signifikan dalam cara Google Maps dan Waze menetapkan rute alternatif mereka. Google Maps mengandalkan sensor data dan aplikasinya sendiri. Sehingga untuk kategori rute alternatif, Google Maps akan terus menyarankanmu mengambil rute yang telah dibuat oleh aplikasi. Namun, karena rute Waze didasarkan pada laporan komunitas mereka, maka kamu dapat mengetahui alternatif rute lain dari komunitas tersebut yang bahkan tidak ada pada aplikasi.

Dari paparan diatas, dapat disimpulkan jika kedua aplikasi ini sangat membantu navigasi perjalananmu dengan fitur dan keunggulannya masing-masing. Jika kamu terjebak di jalan yang macet, Waze dapat menjadi pilihan terbaik namun bila kamu menginginkan rute offline dengan rekomendasi tempat terdekat untuk makan dan istirahat, Google Maps bisa kamu andalkan.

Untuk menggunakan kedua aplikasi ini sehari-hari maka kamu harus memiliki kuota internet yang cukup dan cepat juga, lho! Makanya, Hinet ingin merekomendasikan kamu untuk menggunakan jaringan internet yang cepat dan murah, yaitu menggunakan Mifi StartUp Super Xtreme Ultra 4G !

Mengapa perlu Mifi Super Xtreme Ultra dari Hinet ini? Karena kamu akan mendapatkan benefit, kuota, dan juga bonus yang melimpah ruah. Tak perlu khawatir internet putus-putus kalau kamu menggunakan Mifi Hinet ini!

Selain itu, Hinet juga ingin membagikan informasi seputar paket kuota internet bulanan yang murah untukmu. Yup! Paket kuota yang murah dari Hinet yaitu Paket Isi Ulang REGULER!

Kenapa paket REGULER Hinet dicap sebagai paket kuota paling murah? Karena dengan harga mulai dari 100K saja, kamu sudah bisa mendapatkan kuota sebanyak 43GB! WOW banget kan!?

Ayo buruan top up paket kuota internet murah 4G LTE dari Hinet sekarang juga! Buat yang belum tahu caranya isi ulang paket REGULER Hinet, yuk baca panduannya di bawah sini:

  • Cara isi ulang paket internet melalui aplikasi Hinetku CEK DISINI
  • Cara Isi ulang paket internet melalui Tokopedia CEK DISINI
  • Cara Isi ulang paket internet melalui Hinet Center CEK DISINI
  • Cara isi ulang paket internet melalui BukaLapak CEK DISINI

Leave a Reply

* Your email address will not be published.